Bupati Pasaman: Jadikan Pasaman Budaya Sadar Hukum

syafrianto, 11 Oct 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN -- Guna mewujudkan masyarakat yang sadar hukum, Pemerintah Kabupaten Pasaman mengadakan Lomba Cerdas Cermat Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) tingkat Kabupaten Pasaman tahun 2019, Kamis (10/10) di Aula Lantai III kantor Bupati Pasaman.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis, Koordinator Penyuluh Hukum Kantor Wilayah Kemenkum HAM Sumbar, Mainofri, unsur Forkopimda Pasaman, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Camat, Walinagari, TP PKK Kabupaten Pasaman, Kecamatan dan Kenagarian dan para peserta lomba.

Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda Pasaman, Eri Hermawan dalam laporannya mengatakan lomba cerdas cermat Kadarkum Ormas/TP PKK Kabupaten Pasaman Tahun 2019 ini dilaksanakan agar Ormas/TP PKK serta masyarakat Kabupaten Pasaman, memahami, menyadari dan menaati peran dan fungsinya, terutama dalam bidang penegakkan hukum dalam keluarga, lingkungan dan masyarakat.

Lomba Kadarkum ini sekaligus kata Eri Hermawan juga ditujukan dalam rangka peringatan HUT Kabupaten Pasaman ke-47 tahun 2019.

"Setelah mengikuti Lomba Cerdas Cermat Kadarkum peserta diharapkan terus menindaklanjuti dengan menyebarluaskan serta memberi contoh yang baik tentang perlunya pemahaman, penyadaran dan penaatan aturan-aturan hukum kepada anggota masyarakat sekitarnya,” kata Eri Hermawan.

Eri menambahkan bahwa lomba cerdas cermat Kadarkum tahun ini diikuti 12 regu yang berasal dari utusan masing-masing dari 12 kecamatan di daerah ini dimana setiap regu terdiri dari 5 orang. 

Adapun untuk materi lomba Kadarkum ini meliputi, peraturan perundang-undangan yakni, UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, UU Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008.

Kemudian, UU Nomor 15 tahun 2018 tentang Perubahan atas UU nomor 15 tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Penganti UU Nomor 1 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-undang, UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan lainnya.

"Bagi para juara umum atau juara I akan mendapatkan piala bergilir ditambah piala tetap serta uang pembinaan Rp.2.500.000,-, Juara II Rp.2.000.000,-, juara III Rp.1.500.000,- dan juara harapan I Rp.1.000.000,-" imbuhnya.

Kepala Kanwil Kemenkum dan HAM provinsi Sumbar yang diwakili Koordinator Penyuluh Hukum, Mainofri mengatakanbbahwa, lomba Kadarkum ini merupakan agenda Nasional. Karena lomba ini dilaksanakan mulai tingkat Kabupaten, provinsi hingga Nasional

Dijelaskannya, lomba Kadarkum tingkat Nasional akan dilaksanakan pada bulan April 2020 mendatang. "Untuk Sumbar, lomba Kadarkum sudah dilaksanakan pada bulan Agustus 2019 kemarin. Untuk lomba Kadarkum tingkat Nasional tahun 2020 mendatang, Sumbar diwakili oleh Kota Padang. Kita berharap, Kabupaten Pasaman juga dapat mewakili Sumbar ke tingkat nasional diajang yang sama nantinya" ujar Mainofri.

Katanya, khusus Kabupaten Pasaman, hingga kini sudah ada 8 (delapan) nagari di daerah ini yang sudah dikukuhkan oleh Kementerian Hukum dan HAM karena daerah itu masyarakatnya sudah dianggap sadar hukum. 

"Kita juga apresiasi kepada Pemkab Pasaman, karena Pemkab Pasaman juga sudah 4 kali secara berturut turut mendapatkan penghargaan dari Kemenkum dan HAM karena Pasaman terpilih sebagai daerah peduli HAM. Termasuktahun ini, Pasaman juga mendapatkan penghargaan daerah peduli HAM dari Kemenkum dan HAM," tandasnya.

Sementara itu, Bupati Pasaman, H. Yusuf Lubis dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) mempunyai fungsi dan tugas sebagai wadah untuk menghimpun warga masyarakat yang berkesadaran hukum dan meningkatkan kadar kesadaran hukum baik bagi dirinya, para anggotanya maupun bagi masyarakat pada umumnya.

"Pelaksanaan lomba cerdas cermat kadarkum dimaksudkan agar ormas/TP PKK peserta lomba memahami, menyadari dan mentaati peran dan fungsinya, terutama dalam bidang penegakan hukum dalam keluarga, lingkungan dan masyarakat,” ungkap Bupati.

Menurutnya, membangun kesadaran hukum masyarakat harus dimulai dari lingkungan terkecil. Bupati Pasaman mengatakan lingkungan pertama adalah lingkungan keluarga, kemudian lingkungan tingkat kejorongan, nagari dan seterusnya. Karena peraturan paling sederhana adalah beraturan yang berlaku di dalam rumah tangga. 

"Oleh karenanya membangun kesadaran paling efektif jika dimulai dari lingkungan keluarga,” ujar Bupati lagi.

Yusuf Lubis menegaskan kita harus taat dan tunduk dihadapan hukum. Tak ada seorang pun yang istimewa dimuka hukum dan semua diperlakukan sama.

Diakhir sambutanya Bupati mengajak , dengan di laksanakanya Lomba Kadarkum tersebut, kedepan kegiatan ini dapat dijadikan sebagai momentum penegakan Hukum dan menumbuh kembangkan budaya hukum di Kabupaten Pasaman, sehingga nantinya bisa tercapai masyarakat Pasaman yang Sejahtera, Agamais dan Berbudaya, dan kepada peserta di himbau untuk berlomba secara objektif dan Sportif.

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu