Pegawai Lapas Jeneponto Bersama Keluaraganya Di Keroyok

INDONESIASATU.CO.ID:

JENEPONTO- Kembali terjadi Tindak Pidana Penganiayaan yang mengakibatkan sedikitnya empat orang keluarga menjadi korban dan mengalami luka-luka di Kampung Tamanroya, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. Sulawesi Selatan, rabu siang, (16/05/2018) sekitar pukul 12.00 wita.TP. 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun media ini, disebutkan bahwa Korban masing-masing bernama Lukman (25) pekerjaan Mahasiswa mengalami luka terbuka pada bagian hidung.

Sri Ayu (12) pekerjaan pelajar mengalami luka terbuka pada bagian jidat, kemudian Dewi Sartika (42) pekerjaan Ibu Rumah Tangga mengalami luka bengkak pada bagian kepala dan Baharuddin (50) pekerjaan Pegawai Lembaga Jeneponto yang juga mengalami luka memar bagian mata sebelah kanan.

Ke empat nama tersebut diatas adalah Korban penganiayaan yang tidak lain satu keluarga dengan mereka yakni, kakak beradik dan kedua orang tuanya. Alamat Kampung Ci'nong, Kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto.

Sedangkan Pelaku yang diduka melakukan tindak pidana penganiayaan bernama Moko Bin Dg Sibali bersama dengan saudaranya alamat Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolsek Tamalatea AKP H. Muh. Tahir melalui Kasat Binmas Polres Jeneponto AKP Syahrul, SH mengatakan terkait kronologis kejadiannya berlangsung bahwa sesuai keterangan saksi bernama Saharuddin di TKP bermula korban sedang mengenderai Mobil Avanza dari arah Makassar. Kemudian di TKP telah berhenti sejanak karena akan berpapasan rombongan kampanye,

Sedangkan posisi pelaku berada di samping kiri mobil korban kemudian tiba-tiba memukul kaca mobil korban sehingga korban turun dari mobilnya ingin mempertanyakan namun pelaku langusung meninju Baharuddin (korban) sebanyak satu kali dan mengenai pada bagian mata sedangkan keluarga korban yang lain masih berada diatas mobil.

Melihat kejadian tersebut keluarga korban turun dari mobil yang dikendarainya dan ikut juga dikeroyok oleh pelaku dan di bantu oleh saudarnya yang lain dengan cara melempar batu kearah korban. Terangnya dalam rilis

Selanjutnya personel Polsek Tamalatea  yang dipimpin oleh Kapolsek AKP H. Muh.Tahir langsung mendatangi TKP setelah mendapat informasi dari informan dan mengamankan barang bukti serta mencari para pelaku di rumahnya namun pelaku tidak ada akhirnya kembali ditelusuri di rumah keluarganya dan juga tidak ditemukan diduga para pelaku sudah melarikan diri.

Kemudian aparat kepolisian mengambil langkah untuk menenangkan keluarga korban yang lain di TKP yang berjumlah sekitar 50 agar tidak main hakim sendiri.

"Kasus ini serahkan saja pihak yang berwajib jangan main hakim sendiri dan jangan mengambil langkah lain untuk  melakukan pengrusakan", tegasnya

Lanjutnya dikatakan sedangkan untuk keluarga korban yang lain diarahkan ke kantor Polsek Tamalatea untuk diterima laporannya,

"Untuk sementara para pelaku yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan dalam lidik kepolisian terkait keberadaan pelaku," Tutupnya.

Atas peristiwa tersebut selain Lukman mengalami luka-luka yang di rujuk ke RSUD Jeneponto Lanto Daeng Pasewang, tiga orang keluarga lainnya dibawa ke Puskesmas Tamalatea guna mendapatkan perawatan medis.

Penulis : Samsir
Editor : Syamsir

Index Berita