Abdul Halim Iskandar: BPJS Ketanagakerjaan Berikan Rasa Aman dan Meningkatkan Profesionalitas Kerja

Abdul Halim Iskandar: BPJS Ketanagakerjaan Berikan Rasa Aman dan Meningkatkan Profesionalitas Kerja
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar

JAKARTA - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjadi Kementerian/Lembaga pertama yang melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Ketenagakerjaan (Jamsostek). 
 
Melalui Inpres tersebut, Kemendes PDTT mendaftarkan seluruh Pendamping Desa menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.
 
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan, diberikannya BPJS Ketanagakerjaan kepada pendamping desa bertujuan untuk memberikan rasa aman dan meningkatkan profesionalitas kerja para pendamping desa. 
 
Pada kegiatan Mou dan Perjanjian Kerja Bersama antara Kemendes PDTT dan BPJS Ketenagakerjaan yang digelar di Kantor Kemendes PDTT, Jakarta, Jumat (9/4) tersebut, Ia mengatakan, Inpres No 2 tahun 2021 ini merupakan bentuk apresiasi dan perhatian tersendiri Presiden Joko Widodo terhadap kenyamanan bekerja para pendamping desa.
 
“Ucapan terimakasih kepada Pak Presiden, atas nama pendamping desa di seluruh Indonesia yang sudah mendapat apresiasi dan perhatian. Sehingga hari ini seluruh pendamping desa di Indonesia serta merta menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan sesuai Inpres No 2 Tahun 2021, ” ujarnya.
 
Pria yang akrab disapa Gus Menteri ini mengatakan, rasa aman pendamping desa dalam bekerja diperlukan untuk meningkatkan optimalisasi pendampingan program dana desa. 
 
Hal tersebut mengingat masih terbatasnya jumlah pendamping desa, yang mengharuskan satu pendamping desa mendampingi 3-4 desa sekaligus.
 
“Harapan kita dengan kinerja para pendamping desa yang lebih optimal, yang lebih profesional, dana desa bisa lebih tepat penggunaan dan sesuai peruntukannya. Kedua, dana desa bisa dilaksanakan sesuai pertauran perundang-undangan, ” ujarnya.
 
Di sisi lain, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BJAMSOSTEK), Anggoro Eko Cahyo mengapresiasi komitmen Gus Menteri dalam memberikan jaminan sosial ketenaga kerjaan di lingkungan Kemendes PDTT. 
 
Menurut Anggoro, hal tersebut menjadi bukti tingginya kepedulian Gus Menteri untuk memberikan rasa aman bagi pegawainya.
 
Menurut Anggoro, Kemendes PDTT merupakan Kementerian/Lembaga pertama yang melaksanakan Inpres No 2 Tahun 2021. Ia berharap, Kementerian/Lembaga terkait lainnya dapat segera melaksanakan Inpres tersebut.
 
“Tentu kami apresiasi karena ini adalah  yang pertama. Meskipun Namanya Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, tapi menjadi kementerian yang pertama melaksanakan Inpres (Inpres No 2 Tahun 2021), ” ungkap Anggoro.(***)

Jamsostek KEMENDES PDTT
JOURNALIST.ID

JOURNALIST.ID

Previous Article

Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Kemendikbud...

Next Article

Wamen Budi Arie: Sektor Pariwisata di Bali...

Related Posts

Peringkat

Profle

Suhardi

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 36

Postingan Tahun ini: 145

Registered: Apr 15, 2021

siswandi

siswandi

Postingan Bulan ini: 34

Postingan Tahun ini: 112

Registered: Apr 13, 2021

Pardal Riyanto

Pardal Riyanto

Postingan Bulan ini: 33

Postingan Tahun ini: 101

Registered: Apr 15, 2021

Eka Putra

Eka Putra

Postingan Bulan ini: 24

Postingan Tahun ini: 49

Registered: Apr 16, 2021

Profle

Yulistar

44 Warga Binaan dan 9 Pegawai Terkonfirmasi Positif Covid-19, Rutan Batusangkar di Lockdown
Lonjakan Angka Kematian Harian Covid-19 di Bengkalis Pecah Rekor Tertinggi Se Riau
Aktivis Sebut Oknum Anggota DPR RI Diduga Ikut Rampok Program BPNT, Polisi Tutup Mata
Gubernur Sumbar Mahyeldi:Berbaur dengan Petani Ikut Panen Cabai di Agam

Follow Us

Recommended Posts

Antisipasi Konvoi Takbir Keliling, Seluruh Satuan Polres Bantaeng Siaga Dititik Rawan
TNI-Polri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan Gelar Patroli Bersama
Kapolres Buol Bersama Wakil Bupati Cek Pospam Lebaran
Lagi! Polres Buol Musnahkan Miras Jenis Cap Tikus
TNI dan Dinas Bea Cukai  Gagalkan  Penyeludupan 800 gram Ganja Kering di  Perbatasan RI-PNG