Nazaruddin Dek Gam Apresiasi Penanganan Korupsi oleh Kejati Aceh

Nazaruddin Dek Gam Apresiasi Penanganan Korupsi oleh Kejati Aceh
Anggota Komisi III DPR RI Nazaruddin Dek Gam

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Nazaruddin Dek Gam mengapresiasi kinerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Aceh dalam penanganan kasus-kasus korupsi. Ia melihat langsung bagaimana kinerja Kejati Aceh yang dipimpin Kajati Muhammad Yusuf dalam mengambil alih penuntasan kasus korupsi. Menurutnya berbagai capaian positif mitra kerja Komisi III DPR RI itu bisa menjadi bekal yang baik untuk disampaikan kepada masyarakat. 

“Keseriusan dalam menangani kasus korupsi merupakan bukti jaksa penyidik Kejati Aceh dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi pembangunan jalan Muarasitulen-Gelombang di Aceh Tenggara (Agara). Kasus ini memang sebelumnya sempat ditangani di Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara, namun saat ini sudah diambil alih oleh Kejati Aceh, ” tutur Dek Gam saat mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI dengan jajaran Polda Aceh, Kejati Aceh, dan mitra kerja terkait di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Sabtu (10/4/2021).

Dalam kasus ini, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menjelaskan bahwa jaksa penyidik harus bisa menelusuri aliran dana dengan melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).  Sebagai mana fungsi dari PPATK itu sendiri ialah mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang.

“Dari penelusuran jaksa penyidik, nantinya akan terungkap, apakah nantinya ada kemungkinan tersangka lainnya yang terlibat ataupun ikut mencicipi aliran dana dari kejahatan korupsi tersebut. Kita juga tidak ingin ada di antara tersangka ini menjadi korban. Sedangkan mereka sendiri tidak tahu ke mana aliran dana tersebut, apalagi sampai menikmatinya, ” papar Dek Gam.

Sebagai bentuk dukungan Komisi III DPR RI terhadap mitra kerjanya, legislator dapil Aceh I itu menegaskan dan berjanji akan mengawasi kasus demi kasus sampai ke meja hijau. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Komisi III DPR RI atas kinerja positif dari para mitranya untuk Provinsi Aceh itu sendiri. 

"Saya yakin kasus ini mampu dituntaskan dan dikembangkan sehingga publik bisa menilai siapa para koruptor yang bermain di Aceh Tenggara. Saya juga berharap dari seluruh paparan yang sudah dijelaskan oleh setiap pimpinan institusi baik anggaran maupun personel, jika ada kekurangan nantinya akan menjadi atensi Komisi III ke depan, ” tutup Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI itu. (dip/sf)

DPR RI Nazaruddin Dek Gam ACEH
JOURNALIST.ID

JOURNALIST.ID

Previous Article

Hinca I.P. Pandjaitan Dorong Pimpinan DPR...

Next Article

Peringati Hari Kesehatan Dunia, Kemendikbud...

Related Posts

Peringkat

Profle

Suhardi

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 36

Postingan Tahun ini: 145

Registered: Apr 15, 2021

siswandi

siswandi

Postingan Bulan ini: 34

Postingan Tahun ini: 112

Registered: Apr 13, 2021

Pardal Riyanto

Pardal Riyanto

Postingan Bulan ini: 33

Postingan Tahun ini: 101

Registered: Apr 15, 2021

Eka Putra

Eka Putra

Postingan Bulan ini: 24

Postingan Tahun ini: 49

Registered: Apr 16, 2021

Profle

Yulistar

44 Warga Binaan dan 9 Pegawai Terkonfirmasi Positif Covid-19, Rutan Batusangkar di Lockdown
Lonjakan Angka Kematian Harian Covid-19 di Bengkalis Pecah Rekor Tertinggi Se Riau
Aktivis Sebut Oknum Anggota DPR RI Diduga Ikut Rampok Program BPNT, Polisi Tutup Mata
Gubernur Sumbar Mahyeldi:Berbaur dengan Petani Ikut Panen Cabai di Agam

Follow Us

Recommended Posts

Antisipasi Konvoi Takbir Keliling, Seluruh Satuan Polres Bantaeng Siaga Dititik Rawan
TNI-Polri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Way Kanan Gelar Patroli Bersama
Kapolres Buol Bersama Wakil Bupati Cek Pospam Lebaran
Lagi! Polres Buol Musnahkan Miras Jenis Cap Tikus
TNI dan Dinas Bea Cukai  Gagalkan  Penyeludupan 800 gram Ganja Kering di  Perbatasan RI-PNG