Sadarestuwati Kritik Pengelolaan Sampah TPA - ERiC Jabon

Sadarestuwati Kritik Pengelolaan Sampah TPA - ERiC Jabon
Anggota Komisi V DPR RI Sadarestuwati

JAKARTA - Efektifitas dan efisiensi dari proses pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Emision Reduction in Cities (TPA - ERiC) Jabon, Sidoarjo, Jawa Timur menjadi sorotan Komisi V DPR RI. Anggota Komisi V DPR RI Sadarestuwati mengkritik cara pengelolaan sampah di TPA-ERiC Jabon yang masih banyak dilakukan secara manual, seperti dengan menggunakan alat berat. Hal itu menurutnya tidak efektif dan akan memakan biaya yang besar.

“Apabila harus memasukkan sampah dengan alat berat, menurut saya ini tidak efektif, tidak efisien, karena itu semua bisa menggunakan conveyor yang bisa langsung masuk ke mesin itu tanpa harus menggunakan alat berat lagi. Kalau alat berat, sudah berapa biaya, bahan bakarnya, tenaga kerjanya, ” analisa Sadarestuwati saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI ke Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa seharusnya proses pengelolaan sampah, seperti pemisahan sampah organik dan anorganik dapat dilakukan dengan tidak banyak menggunakan tenaga manusia serta tidak memerlukan lahan yang terlalu besar, sehingga efisiensi dari proses pengelolaan sampah dapat tercapai. "Saya sampaikan, bahwa sebenarnya sampah organik ini bisa langsung difungsikan menjadi pupuk yaitu dengan penambahan mikroba dengan proses fermentasi, itu sebenarnya pun tidak perlu lahan sebesar itu, ” tuturnya.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu juga menyinggung mengenai campur tangan pihak luar. “Mungkin ini juga karena ada campur tangan dari pihak luar, dalam hal ini karena ini bantuan dari Jerman pembiayaannya, sehingga mungkin dari Kementerian juga harus mengikuti apa yang mereka inginkan, ” seloroh Sadarestuwati.

Terkait hal itu, pihaknya mendorong agar pemangku kepentingan mampu mengambil langkah strategis agar efisiensi dan efektifitas dari pengelolaan sampah di TPA-ERiC Jabon bisa didapatkan. Legislator dapil Jatim VIII itu menyatakan, Komisi V nantinya akan meminta penjelasan pemerintah terkait persoalan tersebut. (srw/sf)

DPR RI Sadarestuwati
JOURNALIST.ID

JOURNALIST.ID

Previous Article

Hinca I.P. Pandjaitan Dorong Pimpinan DPR...

Next Article

Kemensos Salurkan Bantuan Kedaruratan bagi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 155

Postingan Tahun ini: 155

Registered: Apr 8, 2021

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 106

Postingan Tahun ini: 106

Registered: May 25, 2021

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 98

Postingan Tahun ini: 98

Registered: Aug 19, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Postingan Bulan ini: 91

Postingan Tahun ini: 91

Registered: Jul 10, 2020

Profle

Yulistar verified

Gotong royong, Dalam Dua Minggu Relawan Peduli Sosial Bengkalis Bangun Rumah Syahrudin
Tahun 2022, Kasus KPU Bengkalis Akan Naik ke Penyidikan
Penerimaan Pajak 2021 Bapenda Bengkalis, Melebihi Target Capai Rp. 82.1 Miliar
Catatan Tahun 2021, Program Unggulan Bupati Bengkalis RoRo 24 jam Tak Seperti Diharapkan

Follow Us

Recommended Posts

Danrem 082/CPYJ Dampingi Pangdam V/Brawijaya Kunker di Kodim0812/Lamongan
Kasdim Surabaya Utara Pimpin Upacara 17-an
Vaksinasi Booster Pada ASN Trenggalek Dimulai
Bikin Gempar Warga, Suami Tusuk Istri Pake Pisau Hingga Tewas